Wednesday, April 19, 2006

Pengertian Filsafat (1)

Apakah filsafat itu? Bagaimana definisinya? Demikianlah pertanyaan
pertama yang kita hadapi tatkala akan mempelajari ilmu filsafat. Istilah
"filsafat" dapat ditinjau dari dua segi, yakni:

a. Segi semantik: perkataan filsafat berasal dari bahasa Arab
'falsafah', yang berasal dari bahasa Yunani, 'philosophia', yang
berarti 'philos' = cinta, suka (loving), dan 'sophia' = pengetahuan,
hikmah(wisdom). Jadi 'philosophia' berarti cinta kepada kebijaksanaan
atau cinta kepada kebenaran. Maksudnya, setiap orang yang berfilsafat
akan menjadi bijaksana. Orang yang cinta kepada pengetahuan disebut
'philosopher', dalam bahasa Arabnya 'failasuf".

Pecinta pengetahuan ialah orang yang menjadikan pengetahuan sebagai
tujuan hidupnya, atau perkataan lain, mengabdikan dirinya kepada
pengetahuan.

b. Segi praktis : dilihat dari pengertian praktisnya, filsafat bererti
'alam pikiran' atau 'alam berpikir'. Berfilsafat artinya berpikir. Namun
tidak semua berpikir bererti berfilsafat. Berfilsafat adalah berpikir
secara mendalam dan sungguh-sungguh. Sebuah semboyan mengatakan bahwa
"setiap manusia adalah filsuf". Semboyan ini benar juga, sebab semua
manusia berpikir. Akan tetapi secara umum semboyan itu tidak benar,
sebab tidak semua manusia yang berpikir adalah filsuf.

Filsuf hanyalah orang yang memikirkan hakikat segala sesuatu dengan
sungguh-sungguh dan mendalam.

Tegasnya: Filsafat adalah hasil akal seorang manusia yang mencari dan
memikirkan suatu kebenaran dengan sedalam-dalamnya. Dengan kata lain:
Filsafat adalah ilmu yang mempelajari dengan sungguh-sungguh hakikat
kebenaran segala sesuatu.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home