Tuesday, March 28, 2006

BERITA UTAMA WASPADA

RABU, 29 DESEMBER 1999

'Gedung Putih' Diberondong
MEDAN (Waspada): Rumah Ketua IPK Sumut Olo Panggabean di Jalan
Sekip Medan dihujani peluru senjata jenis M-16 oleh lebih kurang
20 aparat berpakaian dinas Selasa pagi (28/12). Demikian pantauan
Waspada dari lokasi kejadian.
Beberapa saksi mata di lokasi menjelaskan, penembakan dilakukan
rombongan aparat berpakaian dinas dan rompi menggunakan sepeda
motor dan truk.
Menurut saksi mata, aparat berpakaian dinas mencoba menerobos ke
dalam rumah yang populer disebut 'Gedung Putih,' tetapi karena
pintu depan terkunci mereka tidak bisa masuk dan menghujani dengan
senjata laras panjang.
Selanjutnya beberapa aparat menggunakan sepeda motor roda dua
masuk mencoba mendobrak pintu namun tak berhasil.
Sedangkan beberapa pemuda yang menjaga rumah lari menyelamatkan
diri. Akibat tembakan peluru, dinding-dinding batu dan jendela
kaca jebol.
Di halaman depan terlihat lebih kurang 30 selongsongan peluru,
sedangkan di dinding lantai dua tujuh bekas tembakan dan lantai
III delapan bekas tembakan.
Sekretaris IPK Sumut Syamsul Samah didampingi Ketua IPK Medan
Moses Tambunan menjelaskan, peristiwa penembakan aparat berpakaian
dinas itu sangat mengejutkan.
Syamsul Samah menjelaskan, dia tidak mengerti mengapa aparat
kepolisian menembaki rumah Olo Panggabean. ''Apakah tindakan
mereka diketahui komandannya dan seharusnya aparat tersebut
menjaga keamanan dan bukan menciptakan kerusuhan,'' tambahnya.
Syamsul menduga bahwa penembakan berkaitan dengan perkelahian
antar kelompok pemuda, dimana pihaknya sudah berulang-ulang
menghadiri panggilan Kodim, Poltabes dan Polsek, namun pihak lawan
belum sekalipun menghadiri pertemuan .
Syamsul selaku Sekretaris IPK Sumut mengakui kemarin malam ada
perkelahian antara kelompok pemuda dan satu anggota Brimob kena
tikam. Mungkin saja penembakan itu akibat peristiwa tersebut.
Syamsul Samah mewakili Ketua IPK Sumut Olo Panggabean yang saat
ini sedang berada di luar negeri menjelaskan, agar Poldasu segera
menyelidiki kasus penembakan tersebut dan menindak petugas yang
melakukan kesalahan .
Beberapa jam kemudian Syamsul Samah melakukan kunjungan ke
Mapoldasu untuk menerangkan kejadian penembakan .
Sedangkan Dan Denpom 1/7 Mayor CPM Sugeng Subagio membenarkan
peristiwa penembakan dilakukan aparat keamanan. Menurut saksi
mata, katanya penembakan dilakukan anggota Brimob
Poldasu.Begitupun dia menjelaskan selongsongan peluru dan reftil
masih dalam penelitian . (m45)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home